Ku
sengaja kepala ini harus pusing demi memikirkan bangsa ini, dan
bagaimana harapannya kedepan. Dengan usiaku yang masoh beliya dan sangat
Dasar dalam politik aku, ingin mengabarkan kepada seluruh generasi agar
mereka semua jelas dan tidak takut bersuara!
ketika kopiaku ku pake layak nya orang tua! aku hanya bisa berpikir " Bahwa suatu kelak nanti ada yang akan mewarisi bangsa ini " tetapi ku buka kembali kopiak yang berwarna hitam kusuk kecoklatan dengan beberapa harapan muncul pertanyaan yang sangat menekan " lalu siapa yang akan mewarisi bangsa ini"????" Tetapi aku mencoba belajar dari senior dan orang-rang yang besar dan memberiku motivasi untuk semua ini!
Mereka sosok yang sangat aku kagumi dalam hidup, Walau itu aku hanya lah anak petambak empang yang punya harapan besar kepada hati ini dan negeri ku
ketika kopiaku ku pake layak nya orang tua! aku hanya bisa berpikir " Bahwa suatu kelak nanti ada yang akan mewarisi bangsa ini " tetapi ku buka kembali kopiak yang berwarna hitam kusuk kecoklatan dengan beberapa harapan muncul pertanyaan yang sangat menekan " lalu siapa yang akan mewarisi bangsa ini"????" Tetapi aku mencoba belajar dari senior dan orang-rang yang besar dan memberiku motivasi untuk semua ini!
Mereka sosok yang sangat aku kagumi dalam hidup, Walau itu aku hanya lah anak petambak empang yang punya harapan besar kepada hati ini dan negeri ku
Dengan
semua ini hati ini sering berbicara pada raga ini bahwa seorang
pencipta novel pernah berkata bahwa " bermimpilah karena Tuhan akan
memeluk mimpi mimpimu" Andrea Hirata

Sebab pemimpi adalah bibit-bibit pemimpin. :)
BalasHapusIyeee Kak
Hapus