Rasanya aku sangat berdosa mengungkapkan cerita yang sangat indah, dalam selang waktu jam istirahat di antara pelukan ruang-ruang yang bising, ku berdiskusi dengan seorang Teman, mengisi waktu kosong dengan menukar informasi , waktu itu aku dan Willy berdiskusi soal Kalijodo katanya pemerintah harus punya cara lain selain memerintahkah masyarakat Kalijodo untuk pergi dari daerahnya, di samping itu Teman yang lain mengangkat pion dan Kuda pada caturnya dan yang lain menonton sebuah pertunjukan. Pertunjukan ini membuat saya menghentikan Diskusi, entah kenapa sayup-sayup suara Terikan yang menyuarakan Lelaki bergelora di Teras Rubic, DF, Free, Cobal, Akatsuki, bahkan kanting yang menyediakan makan siangpun berhenti seketika dengan suaru sayup-sayup itu. suaru itupun terdengar hingga di laintai 2.
(Dok/WordpreePelajarTerkini)
Mungkin jika kita bayangkan di antara peristiwa ini, biarkanlah pohon nangka yang di mitoskan oleh senior kami sangat keramat kini jadi saksi bisu di atas benda-bendan lainnya, seseorang lelaki yang mempunyai kekurangan yang tidak sempat saya jabarkan di kandaskan oleh rasa asmara dengan seseorang wanita. Sempat 2 Bola mata ini heran melihat lelaki itu, namun dengan tamparan yang sempat saya minta dari teman saya akhir nya membuktikan bahwa, cinta bisa membungkus kekurangan, bahwa cinta adalah membuat seseorang menjadi kuat dan cinta adalah jalan untuk berubah. dengan keberaniaan dan kerja kerasnya di antara bangunan yang megah di belakang aula, di antara suara-suara sayup yang menjelma dalam batin, rahasia umum sudah di kabarkan, ketika hati dengan hati yang terdesak hanyalah sebuah percakapan antara perasaaan dan perasaan, mungkin sangat berdosalah aku jika aku tidak mendominasikannya dalam seseorang lelaki sejati. dengan kepekaan dan rasa tanggung jawab sebagai sosok yang dilahirkan dengan lelaki , ia membuktikannya.
Suasana semakin memuncak ketika lelaki yang di kenal dengan masyarakat SMAN 1 Maros memeliki kekurangan, orang-orang itu harus menelan kembali perkataannya, dalam beberapa tulisan di ungkapkan bahwa cinta membunuh seseorang, bahwa cinta menjatuhkan seserang dan cinta untuk memperburuk seseorang. Mungkin Tulisan itu benar tapi itu hanya benar pada waktunya.
Peristiwa satu ini sudah membukus dan mengikat ungkapan-ungkapan itu, dengan keberanian dan semangat cinta yang telah menguasi tubuh lelaki itu, di mulai dengan langkah kaki, berbagai kawalan dari Alwi, Ody, Ihsan, Ikbal, dan Rifky menjadikan sebuah drama dalam peristiwa ini, dengan suara dan sayup-sayup dari berbagai pasang mata berderap mengikuti lelaki yang di kawal itu, nampaknya sebelum ia memasuki ruang kelas Si Arsalan, lelaki itu di beri bunga yang bisa di isap dan dedaunan menjadi pelengkap di bawahnya, nampak aneh seseorang lelaki yang ku kenal memiliki rasa malu di hadapan orang banyak kini mampu mengungkapkan rasa cintanya kepada seorang wanita di hadapan puluhan pasang mata yang membentuk lingkaran di tambah pengaman yang sangat ketat, pada saat itu ku posisikan diriku sebagai wartawan yang ingin mewawancari lelaki itu, tak sempat berselang 10 menit, rifki sebagai pihak keamanan memberikan intruksi khusus kepada lelaki itu, untuk cepat mengungkapkan dengan sekuntung Bunga merah. Dengan Tangan kanan dan dibantu dengan tangan kiri lelaki itu memegang bunganya dengan penuh cinta kepada seorang wanita yang sudah menunggu di belakang pintu
” Jika Kamu mau jadi pacar aku, kamu terimah bunga ini, jika kamu tidak mau, jangan terimah bunga ini” Ujar lelaki sejati itu
dengan rasa yang penuh kebahagiaan wanita itu berani bermain-main dengan hatinya dan langsung mengambil bunga itu kemudiaan menjodohkannya dengan kalimat
” Yah, aku mau jadi pacar kamu” Kata wanita itu dengan Tegas
Rasanya sungguh dipertanyakan kelaki lakianku jika aku tidak bisa seperti dia, sungguh di pertanyakan harga diri lelaki yang ada di dunia jika tidak seperti itu. Gemuruh seyup sayup memuncak dengan tepukan bagai akhir sebuah pertunjukan, dengan rasa senang yang tidak bisa di nilai oleh Lelaki itu, ia kembali ke kelas Sahar dengan Kawalan Pihak Keamanan tadi, tak lupa sambutan dari atas lantai dua mengiringi kebahagiaan lelaki itu. senang dan Baik yang di rasakan oleh lelaki itu setelah saya wawancarai, pengalaman pertama dalam menyuap rasa cinta di bangku sekolah harus dia gunakan sebaik-baiknya
Aku meminta maaf untuk mengungkapkan kisah ini kawan, karena aku adalah lelaki yang beragama tentu harus menumui sebuah kenyataan, sangat berdosalah diriku jika kau tidak memafkanku , aku hanya ingin mengungkapkan kesejatianmu, yang sejauh ini kau di anggap sebelah mata, di balik itu kau tetap teman ku yang harus ada di 2 bola mataku, kini kau teleh membuktikan bahwa mata-mata itu salah posisi dan harus di benarkan, khususnya para lelaki yang memandang sangat arogan, Tulisan ini mungkin tak cukup untuk membelahmu, karena kau juga adalah kelaurga dalam generasi ini.
Kau dan Wanita itu membuktikan bahwa cinta dapat membungkus kekurangan, cinta lahir karena Manusia bisa menerima satu dengan yang lain, karena itu sudah fitrah manusia, dalam tulisan ini manusia harus tau bahwa cinta tak bisa di pandang dengan kekurangan orang lain bahwa cinta tak harus mereka yang cukur moha dan Pomade yang ratusan ribu, cinta tidak harus mereka yang menguasai seluruh unsur periodik dan seluruh rumus-rumus, cinta tak harus mereka yag lahir dengan jabatan yang melekat pada dirinya tapi cinta lahir dengan sebuah kemauan, dengan keinginan , tak perlu puisi tak perlu kata-kata indah dan syair serta iringan alat musik, Tapi keberanian dan pembuktianmu untuk cintamu sendiri, sekali lagi kau berhak menamparku sebagai lelaki jika Aku tidak bisa sepertimu.
Penulis: Ahmad Takbir Abadi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar