Cipta Ahmad Takbir Abadi ( Goresan Pensil Kayu)
Waktu Taman Balita Aku sudah mmelihatnya mekar dengan unsure hidupnya
membangun seelai kehidupan yag penuh makna
Dan Ciri sebagai mahluk Tuhan
Aku namai ini Pohon Mangga Raksasa!
Ada banyak Canda yang dia lakukan
Ketika Musim mangga dan Hujan saling bersahabat
Membantu Manusia untuk enggan Memotong
Bambu Untuk tangga dan tali Untuk Manjat
Ada banyak Canda yang dia lakukan
Ketika Musim mangga dan Hujan saling bersahabat
Membantu Manusia untuk enggan Memotong
Bambu Untuk tangga dan tali Untuk Manjat
Pohon Itu bisa berbicara pada angin dan hujan
dengan senyum dan canda anak-anak belia
maupun senyuman terkesipu para orang tua di Kassi
Melihat Pohon itu bergoyang menjatuhkan Buah-buahnya
demi Merasakan Pesan indah dari Tuhan
Aku sudah bernajak dari masa Kanak-Kanak
tetapi ukuran tinggi dan lebarnya tidak berubah
dan tetap besar
Entahlah
Sejarah yang ku dengar
Pohon itu berusia Kurang lebih seabad
dengan menyaksikan para muka penjajah yang menusuk bangsa ini
dan pehlawan Indonesia untuk merebut kemerdekaan
Entahlah
Sponsor Live



Tidak ada komentar:
Posting Komentar