Kamis, 02 April 2015

PUISI KENAIKAN BBM

18 november 2014(KENAIKAN BBM)

cipt:AHMAD TAKBIR ABADI

hari ini 18 November 2014
mimbar menjadi saksi
kertas konsep berbicara
mulut sang beliau mengoceh dengan lancar


2000 adalah harga mati
sebagai senjata kemajuan bangsa
menurut beliau untuk negeri pertiwi
negeri dengan seribu harapan

ketika beliau berteriak ria dengan kemenangan
memangkuh jabatan begitu besar
mengambil keputusan tanpa latar belakang
dimana gelar sarjananya???

harga bbm naik sedangkan pemberian bulanan
jalan di tempat
sementara penghasilan pengisi hari bisu
belum tetap

tak ada yang harus di tusuk
saling melempar ,baku cinta dalam kekejaman
tapi mereka penghuni Bangsaku boleh memilih satu persatu
tumbal untuk di bela

LIHAT,
penurus bangsaku ,
pelajar besar yang di tangguhkan untuk membuat leluhur
dan pahlawan tersenyum

KINI
saling goyang hantam
memainkan senjata pendidikan
kemana mata yang dia punya untuk membaca
kemana telinga yang dia buang untuk mendengar

Aku melihat langka Presidenku dan negriku
kini bukan menerjang masa depan
tapi bermain penjajah untuk melawan bangsanya sendiri
berjalan ke belakang

ketika bangsa lain menjadi bangsa besar
menjadi bangsa yang siap
bangsa kita bagaimana???
para PUTRA DAN PUTRI Indonesia larut dalam keributan
tenggelam dari gelapnya sang penderang
buramnya dari kepedulian

tak ada air mata di usap
biarkan jatuh ketanah
dan kukatakan pada ombak dan angin
kini tak ada satu lalat yang terbang di angkasaku
tak ada satu semut di hadapku
tak ada udang menyelam di lautku

ketika semangat kami surut
ketika kami tundukkan kepala
dan berpangkuh tangan
SIAPA YANG AKAN BERDIRI BERSAMA
BANGSAku tak akan pernah melawan BANGSAKU

Tidak ada komentar:

Posting Komentar